Postingan

Kaidah-Kaidah Matematika

  Kaidah-kaidah Matematika # Pengertian berfikir Definisi berfikir manusia yang paling umum adalah idea dan konsep  (Suriasumantri, J.S., 1985, h.52). Pemikiran keilmuan bukanlah suatu  pemikiran yang biasa. Pemikiran keilmuan adalah pemikiran yang sungguh- sungguh, artinya suatu cara berfikir yang berdisiplin, dimana seseorang yang  berfikir sungguh-sungguh tidak akan membiarkan idea dan konsep yang  sedang difikirkannya berkelana tanpa arah, namun kesemuanya itu akan  diarahkannya pada suatu tujuan tertentu, yaitu pengetahuan. Berpikir Berpikir Keilmuan  atau berpikir sungguh–sungguh adalah cara berpikir  yang mendisiplinkan  dan diarahkan kepada pengetahuan. Sedangkan berpikir kreatif  adalah  menghubungkan idea atau hal–hal yang sebelumnya  tidak berhubungan . Adapun tahap–tahapnya adalah sebagai berikut : 1. Persiapan Persiapan adalah tahap mendapatkan fakta mengenai sesuatu khusus dan  menentukannya dengan teliti. ...

Pengertian Matematika

 Abraham S Lunchins dan Edith N Luchins (Tim MKPBM, 2001: 17) menyatakan “In short, the question what is mathematics? May be answered difficulty depending on when the question is answered, where it is answered,who answer it, and what is regarded as being included in mathematics”. Artinya apakah matematika itu? dapat dijawab secara berbeda–beda tergantung pada bilamana pertanyaan itu dijawab, dimana dijawabnya, siapa yang menjawabnya, dan siapa sajakah yang dipandang termasuk dalam matematika”. Ini berarti untuk menjawab pertanyaan “Apakah matematika itu? ”tidak dapat dengan mudah dijawab dengan satu atau dua kalimat begitu saja. Berbagai pendapat muncul tentang pengertian matematika tersebut, dipandang dari pengetahuan dan pengalaman masing-masing yang berbeda. Ada yang mengatakan bahwa matematika itu bahasa simbol; matematika adalah bahasa numerik; matematika adalah bahasa yang dapat menghilangkan sikap kabur, majemuk, dan emosional; matematika adalah metode berfikir logis; matema...

ABSTRAK MATH

  ABSTRAKPembelajaran matematika harus mengalami perubahan dalam konteks perbaikan mutu pendidikan sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang optimal.  Oleh karena itu, upaya terus dilakukan untuk mewujudkan suatu pembelajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.  Selain pendidikan yang diselaraskan dengan kemajuan teknologi, pendidikan juga diharapkan dapat membangun nilai dan watak dari setiap peserta didik melalui nilai-nilai agama.Al-Quaran merupakan kitab suci umat islam yang merupakan sumber dari segala sumber ilmu.  Keagungannya tidak akan bertanding dan tak jua lekang di zaman.  Oleh karenaya kita sebagai umat muslim patut dan menjadi keharusan menjadikan Al-Quran sebagai rujukan utama untuk pengembangan ilmu sebelum merujuk pada teori ataupun konsep-konsep lainnnya.  Pandangan seperti tersebut tidaklah salah karena Al-Quran sangat berpengaruh pada pengembangan bidang ilmu.  Hal tersebut terlihat jelas adanya p...

Jenis dan Indikator Penalaran matematika

  Jenis dan Indikator Penalaran matematika Secara garis besar penalaran terbagi menjadi dua, yaitu penalaran deduktif dan penalaran induktif. Penalaran deduktif merupakan penarikan kesimpulan dari hal yang umum menuju hal yang khusus berdasarkan fakta-fakta yang ada. Menurut Pesce (dalam Sumarmo, 1987), penalaran deduktif adalah proses penalaran dan pengetahuan prinsip atau pengalaman umum yang menuntun kita memperoleh kesimpulan untuk sesuatu yang khusus.  Adapun indikator kemampuan penalaran matematis menurut Sumarmo (2006) dalam pembelajaran matematika adalah sebagai berikut:  1) Menarik kesimpulan logis  2) Memberikan penjelasan dengan model, fakta, sifat-sifat, dan hubungan  3) Memperkirakan jawaban dan proses solusi  4) Menggunakan pola dan hubungan untuk menganalisis situasi matematis  5) Menyusun dan mengkaji konjektur  6) Merumuskan lawan Mengikuti aturan inferensi, memeriksa vaiditas argumen  7) Menyusun argumen yang valid  8) ...

Penalaran matematika

 A. Latar Belakang Pendidikan matematika di sekolah ditujukan agar siswa memiliki daya nalar yang baik terutama ketika menyelesaikan masalah dalam mata pelajaran matematika. Wahyudin (dalam Usniati, 2011) menemukan bahwa salah satu kecenderungan yang menyebabkan siswa gagal menguasai dengan baik pokok-pokok bahasan dalam matematika yaitu siswa kurang memahami dan menggunakan nalar yang baik dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Begitu juga dengan pendapat Rosnawati (2011) yang mengemukakan bahwa rata-rata persentase yang paling rendah yang dicapai oleh peserta didik Indonesia Adalah dalam domain kognitif pada level penalaran yaitu 17%.Padahal kemampuan penalaran menjadi salah satu tujuan dalampembelajaran matematika di sekolah yaitu melatih cara berpikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan, mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, serta mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi atau mengkomunikasikan ide-ide melalui lisan, tulisan, gambar, grafik, peta, diagram, dan s...

Mudah Memahami Matematika

Gambar
 

Al-jabar math

Gambar